BerandaNewsKetua Komite I DPD RI Minta Polisi Usut Pengusiran Jurnalis di Suzuya...

Ketua Komite I DPD RI Minta Polisi Usut Pengusiran Jurnalis di Suzuya Mall Lhokseumawe

Date:

Related stories

Laksanakan Komsos, Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Berikan Pesan Ke Perangkat Desa

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Saat ini tak dapat di...

THR 2026 Wajib Dibayar Penuh dan Tepat Waktu, Pemerintah Tegaskan Tak Boleh Dicicil

NANGGROE.MEDIA, JAKARTA - Menjelang Hari Raya Keagamaan 2026, kabar...

Desakan Publik Menguat, Kejari Aceh Timur Diminta Usut Dugaan Korupsi BUMD Secara Menyeluruh

NANGGROE.MEDIA, ACEH TIMUR - Arah Pemuda Aceh Timur (ARPA)...

Babinsa Koramil Jagong Melaksanakan Ketahanan Pangan Di Wilayah Binaan

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Dengan kehadiran Babinsa Koramil 06/Jagong...
spot_imgspot_img

Nanggroe.net, Jakarta | Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi M.IP mengecam tindakan oknum Satpam Suzuya Mal Lhokseumawe yang diduga menghalangi tugas jurnalistik. Fachrul meminta Kapolres Lhokseumawe agar mengusut tuntas persoalan tersebut.

Fachrul Razi mengecam keras tindakan pengusiran terhadap wartawan liputan Lhokseumawe, Raja Kalkausar.

“Saya menyesalkan peristiwa pengusiran seorang jurnalis, diduga di lakukan Sukuriti Mall Suzuya Lhokseumawe. Jurnalis itu tengah menjalankan tugasnya, Apalagi pada malam itu korban sedang berupaya mendapatkan konfirmasi terkait kerumunan di Suzuya Mall, sesuatu yang sangat dilarang pada masa pandemi Covid-19 ini. Bahkan Pemko Lhokseumawe juga sudah mengeluarkan Surat Edaran tentang larangan melakukan aktivitas yang berpotensi terjadinya kerumuman,” kata Fachrul dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/6/21).

Senator asal Aceh itu menambahkan, jika kejadian ini benar adanya, maka telah terjadi pelanggaran terhadap UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Tidak semestinya hal ini terjadi dan pastinya menimbulkan banyak reaksi di banyak kalangan dan kecaman keras terhadap oknum Sukuriti dan pihak Suzuya Mall Lhokseumawe yang telah menghalagi tugas wartawan dan dugaan abaikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Fahcrul Razi yang juga Sekjen DPN PPWI itu meminta penegak hukum untuk mengusut kasus ini dan memberikan rasa keadilan terhadap jurnalis.

“Kita meminta kepada Kapolres Lhokseumawe agar menuntaskan kasus arogansi Satpam dan dugaan kerumunan yang dilakukan Suzuya Mall Lhokseumawe harus diproses, agar menjadi pelajaran dan stop kekerasan terhadap jurnalis,” tandasnya.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

Comment