LHOKSUKON – Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE.,MM (Ayah Wa) dan Tarmizi Panyang, S.I.Kom (Panyang) nomor urut 1 dan rombongan menghadiri undangan maulid nabi Muhammad SAW di Dayah Nurul Hidayah Gampong Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Ahad, (6/10).
Pasangan Ayah Wa-Panyang disambut baik oleh pimpinan Dayah Nurul Hidayah Ayah Fauzan dan oleh tamu undangan lainnya di maulid nabi tersebut.
Ayah Wa-Panyang juga di tepung tawar (peusijuek) di Dayah Nurul Hidayah oleh tiga tokoh agama Aceh Utara di antaranya Abi Jafar Alue Angen (Dayah Nurul Huda), Abdul Wahab Rasyid, SHI (Imam Masjid Raya Pase Panton Labu) dan Abu Ismail Buket.
Ayah Wa-Panyang adalah calon bupati dan wakil bupati Aceh Utara yang diusung oleh 15 Partai baik Parlok dan Parnas.
Ayah Wa dalam kata sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan Dayah Nurul Hidayah dan para santri serta tamu undangan lainnya yang hadir telah menyambut baik kedatangan dirinya dan rombongan.
“Saya meminta doa restu kepada gure-gure saya yang hadir di acara maulid nabi Muhammad SAW, agar apa yang kami niatkan ini bisa terkabul sebagai Bupati Aceh Utara untuk periode 2024-2029,” harapnya.
Dimana dirinya mengatakan Ayah Wa-Panyang merupakan Meuligoe Panglima menuju Aceh Utara Bangkit dari semua sektor-sektor.
Apa Meuligoe, sebutnya, Meuligoe adalah istana para raja-raja, istana para sultan-sultan, kebetulan di Aceh Utara adalah tempat para raja-raja dan tempat para sultan-sultan, seperti sultan Malikussaleh.
Kemudian Meuligoe tersebut, katanya, bukan tempat kekuasaan, Meuligoe adalah tempat lahirnya kebijakan-kebijakan, seperti kebijakan politik, sosial, ekonomi, budaya dan agama.
Dan dirinya juga menyoroti terkait ekonomi, seperti sektor pertanian. Apa yang terjadi tentang pertanian di Aceh Utara?. Banyak persoalan-persoalan yang belum tuntas di Aceh Utara ini. Seperti tidak cukup air, pupuk, gagal panen, ini penyakitnya selama ini, sebut Ayah Wa.
“Insyaallah Ayah Wa-Panyang akan menuntaskan persolan pertanian di Aceh Utara,” imbuhnya.
Di penghujung kata sambutan, Ayah Wa-Panyang meminta doa dan dukungan dari gure-gure dan jajaran KPA/PA yang hadir di acara maulid nabi Muhammad SAW di Dayah Nurul Hidayah.
“Kita kali ini melawan Kotak Kosong, jangan sampai kotak kosong itu menang, dan ini tugas kita masyarakat Aceh Utara pada umumnya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, karena di Aceh Utara hanya satu calon Bupati,” pinta Ayah Wa.
Turut hadir ketua sementara DPRK Aceh Utara Bukhari, SE, anggota DPRK Aceh Utara Razali Juned (Tgk Jeunib), dan para tamu undangan lainnya.




Komentar