NANGGROE.MEDIA, REDELONG | Sejumlah anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di Kecamatan Syiah Utama. Rabu, 15 Januari 226.
Kegiatan kemanusiaan ini juga disambut baik dan diapresiasi sebesar-besarnya dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 01.21 Bener Meriah.
Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara RAPI 01.17 wilayah Simeulue dan Lembaga Laskar Melayu Bersatu Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau serta bekerjasama dengan DPD Pujakesuma Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Bantuan kemanusiaan ini disalurkan sebagai bentuk wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak, khususnya Kecamatan Syiah Utama.
Ketua RAPI 01.21 Wilayah Bener Meriah, JZ.01 JZN Yuhda Asri menyampaikan, bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari semangat kebersamaan, solidaritas, dan jiwa sosial seluruh anggota RAPI yang terlibat.
Ia menyampaikan, atas nama pengurus RAPI 01.21 wilayah Bener Meriah pihaknya mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh rekan-rekan RAPI beserta mitra yang telah bahu membahu dalam menyukseskan kegiatan pengantaran bantuan kemanusiaan ini.
”Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal kebaikan dan membawa banyak hikmah dari Allah SWT,” ujarnya.
Yuhda selaku Ketua RAPI 01.21 berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata peran RAPI di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang kemanusiaan dan kebencanaan.
Sementara di satu sisi, Ketua DPC Pujakesuma Kabupaten Bener Meriah, Adv. Puji Prasetyo, S.H., C.P.M, turut menyampaikan apresiasinya atas sinergi dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, kolaborasi lintas daerah dan organisasi ini merupakan contoh nyata kuatnya rasa persaudaraan dan kepedulian sosial bagi sesama.
“Kami dari Pujakesuma Bener Meriah sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin. Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” ungkapnya.
Selain itu kegiatan juga ditutup dengan semangat kebanggaan khas RAPI, “51–55 Salam Kebanggaan Kita”, sebagai simbol soliditas dan komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat.




Komentar