Polisi di Bekasi Jadi Korban Begal, Warga Enggan Membantu Karena Takut Dipenjara

Gambar : ilustrasi (sumber : maju.idn)

NANGGROE.MEDIA, BEKASI | Seorang anggota polisi berinisial Briptu AA menjadi korban begal brutal di jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Utara, Bekasi. Korbang (polisi) saat kejadian sempat berteriak meminta tolong dalam kondisi keadaan lemas serta bersimbah darah.

Salah seorang saksi mata menyebut, bahwa korban tergeletak di tengah jalan sambil memohon pertolongan dari warga. Namun, situasi jalan pada saat itu terlihat sepi dan rasa takut membuat tak banyak orang berani mendekat.

Hingga akhirnya, seorang pengendara motor memberanikan diri menolong dan menghubungi Satlantas Cikarang, yang kemudian membawa korban ke rumah sakit menggunakan ambulance.

Mengukutip maju.idn, insiden ini memicu perbincangan luas di media sosial. Sejumlah warga dan netizen menilai ketakutan masyarakat untuk membantu bukan karena tidak peduli, melainkan karena trauma dan beresiko dengan hukum.

Banyak yang merasa berada di posisi serba salah. Menolong bisa berujung kehilangan nyawa jika salah melawan begal tersebut. Namun jika pelaku terluka justru beresiko berurusan dengan hukum.

Unggahan warganet yang menyebut masyarakat hanya bisa mengelus dada, mencerminkan rasa frustasi atas kondisi keamanan dan perlindungan hukum, dimana niat baik kerap kalah oleh rasa takut. Menyikapi peristiwa ini banyak warganet ramai memberikan komentar terkait aksi begal yang dialami seorang polisi tersebut.

Komentar