
NANGGROE.MEDIA, BENER MERIAH | Akses tranportasi vital jembatan penghubung antara Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah kini kembali normal. Jembatan Bailey yang terletak di jalan lintas provinsi tepatnya di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Aceh sebelumnya terputus akibat bencana banjir bandang telah selesai di bangun dan resmi di buka untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kamis, 15 Januari 2026.
Tampak terlihat dilokasi jembatan, dimana aktifitas lalulintas kini mulai normal kembali. Jembatan darurat jenis Bailey ini telah rampung pengerjaan nya berkat kolaborasi antara Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, TNI AD dan pemerintah daerah setempat.
Jembatan Jamur Ujung yang dibangun ini merupakan tipe Bailey 3 -1 sepanjang 36 meter atau 15 petak. Pembangunan jembatan ini menggunakan material dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Garuda) serta dukungan dari Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS dalam proses pengerjaan nya.
Pembangunan jembatan tersebut sebelumnya di targetkan selesai pada Januari 2026 dan berhasil di rampungkan lebih cepat dengan progres mencapai 100 persen pada 7 Januari 2026.
Pembangunan jembatan ini juga merupakan solusi cepat untuk memulihkan konektivitas jalur utama Takengon – Bireuen yang sebelumnya sempat lumpuh total. Setelah beberapa waktu pengerjaan intensif, jembatan dengan rangka baja ini akhirnya dapat di fungsikan sepenuhnya.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Baharuddin saat diwawancarai Nanggroe.media mengungkapkan rasa bersyukur atas selesainya jembatan penghubung ini, yang mana sebelumnya jembatan ini terputus akibat banjir bandang bulan lalu.
”Kami sebagai pengendara sangat bersyukur jembatan ini telah selesai dan kami juga bisa melintas tanpa berputar arah,” ungkap Baharuddin.
Berdasarkan pantauan Nanggroe.media dilokasi, berbagai jenis kendaraan termasuk roda empat kini sudah dapat melintas dengan lancar. Warga sekitar lokasi pun menyambut baik atas pembukaan kembali akses jembatan ini.
Untuk diketahui bobot kapasitas maksimal jembatan Bailey ini mencapai 20 ton. Meskipun jembatan utama telah berfungsi, pihak terkait menghimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi batas tonase yang berlaku untuk jembatan darurat, demikian. (**)





Komentar