Kutacane, NANGGROE.MEDIA | Harga emas Jhonson dan London di Aceh Tenggara mengalami kenaikan sekitar Rp.150- 50 per mayam . Kemungkinan harga emas akan terus mengalami kenaikan.
Seorang pedagang emas di jalan Jenderal Ahmad Yani, Marisa mengatakan, sepekan yang lalu harga emas Jhonson dijual Rp.3.700.000 per mayam dan emas London Rp.3.700.000 , begitu juga dengan emas Surabaya Rp.750.000 per gram.
“Memasuki awal bulan April harga emas kembali mengalami kenaikan berkisar Rp.50 -150 Per mayam,” kata Marisa kepada Nanggroe.media, Minggu (07/04).
Marisa mengatakan, untuk harga emas Jhonson kini dijual Rp.3.8500.00 per mayam, Emas London Rp. 3.750.000 per mayam dan emas Surabaya Rp.800.000 per gram. Harga jual tersebut belum termasuk ongkos pembuatan.
“Diprediksi harga emas tidak tertutup kemungkinan semakin naik apalagi lebaran idul fitri sebentar lagi, dan harga biasanya naik di saat hari-hari besar,” ujarnya.
Marisa mengaku naiknya harga emas akibat dipengaruhi harga emas dunia, dan lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Meskipun seperti itu konsumen masih ragu-ragu mau membeli begitupun menjual.
“Banyak masih masyarakat ragu ragu untuk membeli karena emas melambung naik, begitu juga menjual dengan alasan menunggu emas naik lebih tinggi lagi,” ungkapnya
Marisa mengaku, di toko miliknya lengkap menjual perhiasan, seperti cincin, kalung, anting dan lain lain.
Warga Kecamatan Babusalam, Eko Hermanda mengaku, ingin menjual perhiasan emas untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli baju anak karena sebentar lagi lebaran Idul Fitri.
“Karena Emas naik ya kita jual, lumayan untuk membeli kue lebaran dan baju lebaran anak,”ujarnya.


Komentar