
NANGGROE.MEDIA, TAKENGON | Enam unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar sedangkan dua unit lainnya terdampak akibat peristiwa kebakaran tersebut. Peristiwa ini terjadi di Desa Bukit, Kecamatan Kebayakan, Takengon, Aceh Tengah pada Jumat, 23 Januari 2026 sore dini.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Tengah, Andalika, saat berada di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya menurunkan tiga unit armada pemadam kebakaran, serta mendapat bantuan satu unit armada dari Kabupaten Bener Meriah.
“Armada pemadaman yang diturunkan sebanyak tiga unit, dibantu satu unit dari Bener Meriah. Sementara armada pemadam dari Kecamatan lain tidak bisa turun karena akses jalan yang belum optimal,” kata Andalika.
Berdasarkan pendataan sementara kata Kalaksa BPBD itu, enam rumah mengalami rusak berat dan dua rumah lainnya terdampak akibat kebakaran tersebut. Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari konsleting listrik.
Menurut informasi yang dihimpun Nanggroe.media, api berasal dari konsleting listrik. Sementara api dapat berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama beberapa waktu, sehingga tidak merembet ke permukiman warga lainnya.
Sementara itu, Reje Kampung (Kepala Desa) setempat Amri Konadi, mengatakan bahwa warga sempat melakukan pemadaman awal secara swadaya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Berikut data rumah yang terbakar :
• Amat BA
• Arman
• Wiwin Badaruddin
• Pardillah
• Pastawa dan
• Ali Hamdi
Warga yang menjadi korban tidak sempat menyelamatkan harta benda dari rumah masing-masing, dikarenakan kobaran api dengan cepat membesar.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, dilaporkan tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir cukup besar. Sementara lainnya, pihak BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah-langkah penanganan serta memberikan bantuan bagi warga yang menjadi korban kebakaran.


Komentar