LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe merilis capaian statistik keberhasilan tahun 2025.
Data terbaru menunjukkan tren positif pada sejumlah indikator utama yang menjadi barometer kondisi sosial ekonomi masyarakat. Perkembangan ini menegaskan konsistensi pemerintah kota dalam melaksanakan program pembangunan berkelanjutan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu indikator yang mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, IPM Lhokseumawe tercatat berada pada angka 81,75, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 80,89.
Baca Juga : Kota Lhokseumawe Menjadi Daerah dengan Penurunan TPT ke-4 Terbaik se-Provinsi Aceh
Peningkatan ini mencerminkan membaiknya kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat. Kenaikan IPM menjadi sinyal positif bagi arah pembangunan daerah, terutama dalam upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
Selain peningkatan IPM, tingkat pengangguran juga menunjukkan penurunan meskipun belum berada pada level ideal. Pada tahun 2025, tingkat pengangguran terbuka di Kota Lhokseumawe tercatat sebesar 8,24%, turun dari 8,47% pada tahun sebelumnya.
Penurunan sebesar 0,23% ini menempatkan Lhokseumawe sebagai salah satu wilayah dengan kinerja cukup baik dalam mengendalikan pengangguran di tingkat provinsi. Penurunan ini mencerminkan berkembangnya kegiatan ekonomi serta meningkatnya daya serap tenaga kerja pada sektor-sektor tertentu.
Baca Juga : Enam Peserta Asal Lhokseumawe Ikuti Pelatihan Sertifikasi PPSDM Migas di Cepu
Indikator penting lainnya adalah angka kemiskinan. Pada tahun 2025, angka kemiskinan di Kota Lhokseumawe turun menjadi 9,01%, dari sebelumnya 10,44% pada tahun 2024. Penurunan sebesar 1,43% ini termasuk yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Berbagai program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses layanan dasar dinilai menjadi pendorong utama penurunan angka kemiskinan tersebut.
Kombinasi ketiga capaian ini menunjukkan arah pembangunan Kota Lhokseumawe yang semakin stabil dan progresif.
Peningkatan kualitas hidup, penurunan pengangguran, dan berkurangnya angka kemiskinan menjadi fondasi penting dalam memperkuat struktur sosial ekonomi daerah.
Dengan capaian statistik tahun 2025 ini, Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya menuju daerah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Keberhasilan ini menjadi dorongan untuk melanjutkan agenda pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.




Komentar