NANGGROE.MEDIA | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mencatat sedikitnya lima kejadian gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu, 19 Februari 2026.
Gempa pertama terjadi pukul 02.49 WIB dengan magnitudo 3,3. Episenter gempa berada di koordinat 2.09 LS dan 139.68 BT atau sekitar 67 kilometer timur laut Sarmi. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Selanjutnya, pada pukul 04.23 WIB, gempa berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah 117 kilometer barat laut Melonguane. Gempa yang berada di koordinat 4.83 LU dan 126.02 BT ini tercatat memiliki kedalaman 99 kilometer.
Baca Juga : BUMD Lhokseumawe Catat Prestasi, PT PL Raih WTP dan Komitmen Tingkatkan Akuntabilitas
Gempa ketiga terjadi pukul 06.50 WIB dengan magnitudo 3,2. Lokasinya berada di koordinat 0.94 LS dan 120.39 BT atau sekitar 64 kilometer barat laut Poso dengan kedalaman 9 kilometer.
Gempa dengan kekuatan terbesar terjadi pada pukul 07.26 WIB, yakni magnitudo 5,7. Episenter gempa berada di koordinat 1.54 LU dan 122.17 BT atau sekitar 110 kilometer timur laut Buol dengan kedalaman 10 kilometer.
Terakhir, gempa magnitudo 3,1 terjadi pada pukul 11.35 WIB. Gempa berlokasi di koordinat 8.29 LS dan 115.77 BT atau 28 kilometer timur laut Karangasem dengan kedalaman 19 kilometer.
BMKG dalam keterangannya menyampaikan bahwa informasi yang dibagikan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan terus memantau informasi resmi dari BMKG.




Komentar