LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe dijadwalkan akan melaksanakan launching Mesin Pengolahan Sampah berbasis Teknologi Terbarukan pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, mulai pukul 09.00 WIB.
Agenda tersebut tertuang dalam surat undangan resmi Wali Kota Lhokseumawe bernomor 600.4.15/161 tertanggal 5 Februari 2026, yang ditujukan kepada sejumlah pihak terkait.
Mesin pengolahan sampah berbasis teknologi terbarukan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah serta mengurangi dampak lingkungan.
Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengolahan limbah padat, mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, serta mendukung program pembangunan berkelanjutan di daerah.
Dalam surat undangan tersebut juga disebutkan bahwa kegiatan akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe.
Pemerintah Kota Lhokseumawe menilai pengelolaan sampah menjadi salah satu isu strategis yang perlu penanganan serius dan berkelanjutan. Melalui pemanfaatan teknologi terbarukan, diharapkan persoalan sampah tidak hanya ditangani dari sisi pembuangan, tetapi juga pengolahan dan pemanfaatan kembali.
Kegiatan launching ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi pengelolaan sampah kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Surat undangan tersebut telah ditandatangani secara elektronik oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, dan diterbitkan menggunakan sertifikat elektronik dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Dengan peluncuran mesin pengolahan sampah ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan ramah terhadap lingkungan.





Komentar