LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA – Wali Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa proses pemilihan penerima bantuan dari lembaga kemanusiaan Islamic Relief dilakukan secara objektif dan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan.
Ia menyampaikan bahwa mekanisme penentuan penerima bantuan sangat berbeda dibandingkan program lain, karena sepenuhnya berangkat dari kondisi riil masyarakat di lapangan.
“Untuk pemilihan dari Islamic Relief ini sangat berbeda. Ini benar-benar masyarakat yang memang-memang, yang sangat-sangat membutuhkan,” ujarnya.
Baca Juga : Pemko Lhokseumawe Serahkan Rumah Layak Huni Aman Gempa untuk Yatim dan Dhuafa
Selain itu, ia juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah melakukan intervensi dalam proses penentuan penerima bantuan.
“Saya, tidak pernah melakukan intervensi sama sekali. Yang paling penting bagi saya adalah rakyat saya, warga Kota Lhokseumawe, yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Menurutnya, prinsip utama dalam setiap program bantuan adalah keadilan dan keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu, agar bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata dan tepat sasaran.
Program kerja sama dengan Islamic Relief ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat serta menjadi contoh transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial di Kota Lhokseumawe.



Komentar