LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dalam penyaluran Dana Stimulan Perbaikan Rumah Rusak Tahap I bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar Tahun 2026 di Kota Lhokseumawe.
Penyerahan dana secara simbolis berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe dan menjadi bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan serentak di sejumlah daerah terdampak.
Total dana yang disalurkan mencapai Rp35.685.000.000 untuk 1.201 kepala keluarga (KK). Rinciannya, sebanyak 23 KK menerima bantuan kategori rusak ringan sebesar Rp15.000.000 per KK, sementara 1.178 KK kategori rusak sedang menerima Rp30.000.000 per KK.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB menyampaikan arahan sekaligus memastikan proses penyaluran berjalan tepat sasaran dan akuntabel. Ia juga menyapa secara langsung daerah-daerah penerima bantuan lainnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan turut memberikan sambutan secara daring sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen penuh untuk mengawal proses penyaluran hingga tahap pembangunan kembali rumah warga selesai.
“Kita ingin memastikan seluruh bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, sehingga masyarakat bisa segera kembali menempati rumah yang layak dan aman,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, S.E., Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, serta undangan lainnya.
Penyaluran dana stimulan ini menjadi langkah awal percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Lhokseumawe, sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam melindungi serta memulihkan kehidupan masyarakat terdampak.





Komentar