Lhokseumawe, NANGGROE.MEDIA | Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, secara resmi melepas 500 santri Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Islamic Center Lhokseumawe dalam Pawai Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Halaman Islamic Center, Jumat sore, (13/02).
Kegiatan yang berlangsung meriah serta penuh semangat kebersamaan turut hadir dihadiri oleh Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Julianti, S.Sos, pimpinan Islamic Center Lhokseumawe, jajaran LPQ Islamic Center Lhokseumawe, para dewan guru, serta orang tua santri yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan religius tahunan tersebut.
Pawai ini merupakan tradisi yang telah berlangsung selama 15 tahun dan menjadi agenda rutin dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Sebanyak 500 santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), hingga Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA) turut ambil bagian dalam pawai tersebut.
Suasana semakin semarak dengan iring-iringan jalan kaki serta mobil hias yang dikreasikan secara kreatif oleh para santri dan guru dengan tema-tema Islami. Rute pawai dimulai dari Halaman Islamic Center, melintasi jalur Simpang Jam, kemudian berputar dan kembali lagi ke titik awal.
Antusiasme masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute turut menambah kemeriahan dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah.
Ditemui lokasi kegiatan, Bunda Yulinda Sayuti menyampaikan apresiasi atas konsistensi LPQ Islamic Center dalam membina generasi Qur’ani serta menjaga tradisi positif yang sarat nilai edukatif dan religius.
“Saya merasa bangga dan terharu melihat semangat anak-anak kita dalam menyambut bulan suci Ramadan. Tradisi ini bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia,” ujar Yulinda Sayuti.
Ia juga menegaskan bahwa momentum menyambut Ramadan hendaknya menjadi sarana membangun kesiapan spiritual bagi anak-anak dan keluarga.
“Ramadan adalah bulan pendidikan bagi kita semua. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar tentang kebersamaan, disiplin, dan semangat syiar Islam. Ini adalah investasi akhlak untuk masa depan Kota Lhokseumawe,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala LPQ Islamic Center Lhokseumawe, Ustadz Muhammad MH, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah memasuki tahun ke-15 tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini merupakan tahun ke-15 pelaksanaan pawai menyambut Ramadan. Kegiatan ini menjadi tradisi yang selalu dinantikan para santri. Selain sebagai syiar Islam, ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antara santri, guru, dan orang tua,” ungkap Ustadz Muhammad MH.
Ia menambahkan bahwa panitia juga memberikan penghargaan kepada para pemenang di setiap jenjang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kekompakan, dan partisipasi aktif para santri dalam menyemarakkan kegiatan.
Dengan penuh kegembiraan dan semangat kebersamaan, Pawai Menyambut Ramadan 1447 H ini menjadi simbol kesiapan generasi muda dalam menyongsong bulan suci dengan hati yang bersih, semangat ibadah, serta komitmen untuk menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan Kota Lhokseumawe.





Komentar