ACEH, NANGGROE.MEDIA | Ramadan di Aceh selalu identik dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Menjelang waktu berbuka, aneka jajanan tradisional mulai memenuhi lapak-lapak takjil, menghadirkan aroma khas rempah dan santan yang menggoda.
Berikut beberapa rekomendasi jajanan khas Aceh yang cocok menjadi menu berbuka puasa:
1. Timphan
Kue tradisional berbahan dasar tepung beras, santan, dan pisang, dengan isian srikaya atau kelapa parut manis. Dibungkus daun pisang dan dikukus, rasanya lembut dan legit, cocok sebagai pembuka puasa.
2. Boh Rom-Rom
Mirip klepon, jajanan ini berisi gula merah cair yang lumer saat digigit, dilapisi kelapa parut segar. Manisnya pas untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
3. Kue Adee
Kue khas Pidie ini memiliki tekstur padat dengan rasa manis gurih dari santan dan telur. Biasanya dipotong kotak dan menjadi favorit saat berbuka.
4. Pulut Panggang
Ketan isi kelapa pedas atau abon yang dibungkus daun pisang lalu dipanggang. Aroma bakarnya menambah cita rasa khas yang menggugah selera.
5. Bubur Kanji Rumbi
Menu khas Ramadan di Aceh yang kaya rempah, biasanya dibagikan gratis di masjid-masjid. Rasanya gurih dengan campuran sayuran dan daging, sangat nikmat disantap hangat saat berbuka.
6. Sie Reuboh
Meski lebih dikenal sebagai lauk, sie reuboh juga sering menjadi menu spesial berbuka. Daging sapi dimasak dengan cuka dan rempah khas Aceh, menghasilkan rasa asam gurih yang unik.
7. Keukarah
Kue kering khas Aceh berbentuk unik menyerupai sarang burung. Terbuat dari campuran tepung beras dan gula yang digoreng dengan teknik khusus hingga renyah dan manis.
8. Bingkang
Kue berbahan santan dan telur dengan tekstur lembut serta rasa manis gurih. Kini hadir dalam berbagai varian seperti bingkang ubi dan bingkang pandan.
9. Kue Bhoi
Kue bolu tradisional dengan bentuk unik seperti ikan atau bunga. Teksturnya ringan dan manis, cocok sebagai teman minum teh saat berbuka.
10. Lepat
Terbuat dari beras ketan dan santan, dibungkus daun pisang lalu dikukus. Rasanya gurih dan sering disajikan dengan kelapa parut.
11. Kue Timpan Labu
Variasi timphan dengan campuran labu kuning pada adonan, memberikan warna menarik dan rasa yang lebih manis alami.
12. Serabi Aceh
Berbeda dari serabi daerah lain, serabi Aceh memiliki tekstur lebih tebal dan legit, biasanya disajikan dengan kuah gula atau santan.
13. Kue Seupet
Kue tipis yang digulung saat masih panas, teksturnya renyah dan rasanya manis ringan.
Keberagaman jajanan ini tidak hanya memperkaya cita rasa berbuka puasa, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Aceh yang terus lestari dari generasi ke generasi.
Berbuka dengan jajanan khas Aceh bukan sekadar menikmati makanan, tetapi juga merayakan tradisi dan kebersamaan dalam balutan rasa yang autentik.





Komentar